Selasa, 31 Maret 2009

Sistem Operasi Pada Perangkat Genggam



Sistem operasi adalah salah satu bagian yang paling vital dalam dunia komputasi, karena itu persoalan sistem operasi ini merupakan isu yang selalu hangat diperdebatkan, hal ini karena sistem operasi merupakan jembatan penghubung atau interface untuk berkomunikasi dan berinteraksi antara manusia dengan komputer, semakin mudah sistem operasi itu digunakan maka akan semakin banyak digemari oleh penggunanya.

Lebih dari itu, sebenarnya sistem operasi memilliki tugas yang jauh lebih berat, karena bagian ini merupakan pengatur jalannya sebuah aplikasi yang berjalan diatasnya, termasuk pengalokasian memory dan juga mengerahkan semua resource atau sumber daya yang terdapat dalam sebuah device atau perangkat yang dipakai.

Sama seperti halnya pada dunia komputer desktop, pada dunia handheld atau perangkat genggam seperti halnya PDA, Pocket PC atau smartphone, sistem operasi merupakan salah satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum kita memilih sebuah perangkat genggam untuk kita gunakan.

Ada beberapa pilihan sistem operasi yang biasa dipakai dalam PDA (Personal Digital Assistant), sebelum kita membahas sistem operasi di PDA ada baiknya kita kaji terlebih dahulu perkembangan PDA itu sendiri.

Sejarah Singkat Perkembangan PDA

Pada awalnya semua perangkat genggam atau handheld device diberi nama palm device karena ukurannya yang tidak lebih dari telapak tangan orang dewasa.

Apple Computer adalah perusahaan yang pertama kali membuat sebuah perangkat genggam yang diberi nama Apple Newton, sebuah electronic organizer pertama yang memiliki kemampuan membaca tulisan tangan atau kita kenal dengan istilah handwriting recognition, namun gagasan cemerlang Apple saat itu tidak mendapat sambutan baik di pasaran akhirnya Apple menghentikan produksi Newton dan kembali berkonsentrasi di dunia desktop.

Barulah pada tahun 1993, sebuah perusahaan yang dimotori oleh Jeff Hawkins membuat sebuah perangkat genggam yang dikenal dengan sebutan Palm Computing, dijejali dengan sistem operasi Palm OS yang juga memiliki kemampuan handwriting recognition, perangkat ini sukses menguasai pasaran perangkat genggam dan sejak saat itulah semua perangkat genggam disebut sebagai palm computing.

Beberapa tahun setelah itu, munculah produsen lain yang juga membuat sebuah perangkat yang memiliki kemampuan yang hampir sama, yakni PSION dengan sistem operasi EPOC, perusahaan lain seperti Ericsson bahkan menggunakan lisensi EPOC untuk membuat produk yang hampir sama dengan produk Psion yakni MC218, sebuah komputer saku yang memiliki kemampuan untuk mengatur jadwal dan juga berkomunikasi data. Namun kepopuleran Psion dengan EPOC-nya tidaklah cukup untuk menggoyahkan posisi Palm yang saat itu memang sedang berada dalam masa-masa keemasan.

Beberapa tahun berlalu munculah produsen lain yang mengusung sistem operasi Windows CE, sebut saja NEC, Philips, Hawlett Packard dan Casio, dengan interface yang mirip dengan Windows pada komputer konvensional, sistem operasi perangkat genggam yang dibuat oleh Microsoft ini sedikit banyak menggoyahkan posisi Palm saat itu, dan sejak kemunculan Windows CE, sebutan palm device tidak diberikan untuk semua perangkat genggam yang ada karena perusahaan Palm langsung memasang hak paten untuk pemberian istilah tersebut.

Sistem Operasi di PDA

Di dunia PDA (Personal Digital Assistant) kita mengenal beberapa sistem operasi, diantaranya :

Palm OS

Sistem operasi ini dibuat oleh perusahaan Palm Inc. namun beberapa waktu lalu Palm memisahkan divisi pembuat hardware dan software pada perusahaanya, divisi hardware dipegang oleh Palm (www.palm.com) dan untuk divisi software sistem operasi dipegang oleh PalmSource (www.palmsource.com), saat ini Palm telah menjual licensi sistem operasinya kebeberapa perusahaan seperti Sony, AlphaSmart, Kyocera, Samsung, Handspring, Garmin, Lenovo, Fossil, dan lain-lain.

Kelebihan dari sistem operasi ini adalah kesederhanaannya, baik dalam segi tampilan, penggunaan maupun penggunaan sumber dayanya, kebanyakan aplikasi Palm memiliki kapasitas yang kecil sehingga untuk mejalankan aplikasi tersebut tidak harus membutuhkan resource memory yang besar. Pada awalnya Palm memang dikenal sebagai sistem operasi yang sangat sederhana dan mudah digunakan, sayangnya Palm OS tidak memiliki kemampuan multimedia dan multitasking namun aplikasinya bersifat single task, dimana kita tidak dapat menjalankan lebih dari satu program dalam waktu yang bersamaan, karena memang pada awalnya perangkat Palm hanya digunakan sebagai aplikasi PIM (Personal Informatian Manager) saja, namun seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar, Palm kini telah mengembangkan kemampuanya mulai dari multimedia hingga komunikasi, salah satu produk Palm terbaru saat ini adalah Treo 650 dan Treo 700p, sebuah produk konvergensi antara PDA dan ponsel disertai dengan kemampuan multimedia yang mumpuni. Versi terbaru dari sistem operasi Palm saat ini adalah Palm OS 6.0 atau dikenal dengan nama Cobalt namun belakangan Palm telah bergabung dengan salah satu perusahaan software di Jepang yang bernama Access yang saat ini sedang mengembangkan sistem operasi baru yang berbasis Linux dan namanya akan berubah menjadi Palm-Linux.

Kelebihan lain dari sistem operasi Palm adalah dapat diintegrasikan/disinkronisasikan dengan hampir seluruh sistem operasi desktop PC yang ada, sebut saja seperti Windows, Macintosh dan juga Linux, saat ini mungkin hanya Palm yang memiliki kemampuan integrasi dengan hampir semua sistem operasi pada desktop PC.

WindowsCE / PocketPC

Sistm operasi Windows CE (yang merupakan kependekan dari Compact Edition) dibuat oleh perusahaan yang sama dengan pembuat Windows untuk desktop PC, siapa lagi kalau bukan Microsoft (www.microsoft.com), WindowsCE memiliki tampilan sangat mirip dengan Windows 95, setelah WindowsCE cukup sukses dipasaran munculah sistem operasi PocketPC, kemunculan sistem operasi ini cukup menggoyahkan kubu Palm, karena sistem operasi Microsoft Pocket PC ini memiliki kemampuan multitasking, dimana kita dapat menjalankan lebih dari satu aplikasi dalam waktu yang bersamaan, disertai dengan fasilitas multimedianya yang cukup menarik, seperti memainkan file musik dan video dapat dimainkan secara lngsung tanpa harus melalui proses convert. Namun seperti halnya sistem operasi Windows pada desktop PC, sistem operasi PocketPC mengharuskan kita memiliki banyak resource, karena aplikasinya sangat besar, ketersediaan memory yang kecil membuat sistem operasi ini terkesan lambat dan berat, adanya layar yang besar menjadikan perangkat ini lebih nyaman untuk digunakan namun konsekuensinya perangkat ini menjadi lebih boros baterai, selebihnya tampilan sistem operasi ini lebih familiar sehingga terkesan lebih mudah dipahami apalagi jika kita terbiasa dengan Windows pada komputer konvensional, bagi sebagian orang mungkin hanya membutuhkan beberapa saat untuk menyesuaikan dengan sistem operasi ini, terutama bagi mereka yang sering berkutat dengan Windows.

Setelah beberapa kali berganti nama mulai dari Windows CE, PocketPC 2000 , Windows Mobile 2003 lalu Windows Mobile 2003 Second Edition (WM 2003SE) dan kini Windows Mobile 5.0, (WM 5.0) perubahan itu tentu diikuti pula dengan kemampuannya dalam menangani file, memanajemen memory serta pengelolaan catudaya pada baterai yang menjadikan sistem operasi ini benar-benar menjadi rival terberat Palm OS saat ini, terlebih ketika lisensinya telah diberikan kepada beberapa perusahaan besar seperti Dell, Casio, Hawlett Packard (HP), Compaq (Saat ini Compaq telah merger dengan Hawlett Packard dan salah satu produk perangkat genggamnya diberi merek HP-Ipaq), Acer, O2, Dopod, Samsung, QTek, Symbol, Eten dan beberapa perusahaan lainnya. Sistem operasi WM 5.0 banyak dijejalkan pada produk PDA-Phone, dimana poduk ini adalah salahsatu produk konverjensi antara PDA dan telepon seluler.

Sayangnya semua sistem operasi perangkat genggam buatan Microsoft tersebut hanya bisa berkolaborasi dengan desktp PC yang berbasis Windows dan karena itulah beberapa aplikasi Microsoft Office seperti Word dan Excel bisa dibaca dengan sempurna baik dari PocketPC ke desktop PC atau sebaliknya. Untuk file-file .HTML pun bisa ditampilkan secara langsung dengan sempurna oleh perangkat yang berbasis Windows Mobile ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar